Rabu, 14 September 2011

DEVELOPING MATHEMATICS EDUCATION IN INDONESIA


By: Marsigit
Faculty of Mathematics and Science
the State University of Yogyakarta, Indonesia
Reviewed by: Ika Kusumawati (http://ika-kusumawati.blogspot.com)

Penelitian tentang pengajaran matematika dan sains di Indonesia menyebutkan bahwa prestasi anak-anak dalam pembelajaran matematika dan sains cenderung rendah. Hal ini merupakan akibat dari kurangnya kegiatan laboratorium dan kemampuan guru dalam menyampaikan materinya. Penelitian juga menyebutkan ada ketidakcocokan antara tujuan, kurikulum dan sistem evaluasinya. Untuk meningkatkan pengajaran matematika dan sains dapat melalui kerjasama internasional, misalnya JICA. Kegiatan di dalamnya bertujuan untuk memperkuat persiapan dan pelayanan program pelatihan guru, melalui piloting (uji coba). Hasil dari uji coba tersebut menunjukkan bahwa banyak siswa mengikutinya dengan antusias sehingga meningkatkan motivasi mereka untuk belajar matematika dan sains. Namun kendala yang muncul adalah suiltnya mengubah paradigma dari belajar berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa. Padatnya kurikulum dan banyaknya jumlah siswa membuat guru lebih memilih cara tradisional karena tidak membutuhkan banyak waktu.
Upaya pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menyusun kurikulum baru, yaitu Kurikulum Berbasis Kompetensi. Namun kenyataannya masih saja terdapat kendala untuk mewujudkannya. Kerjasama dengan lembaga pendidikan dari negara lain dapat menjadi alternatif pilihan, karena memberikan keuntungan, diantaranya menjadi suatu kesempatan untuk mengembangkan materi, metode pengajaran serta memperkaya pengalaman. Kerjasama tersebut dapat berupa mengikuti seminar dan workshop, mengikuti kegiatan penelitian, dsb.
Poin penting yang didapat dari fakta-fakta yang telah dipaparkan adalah untuk meningkatkan pendidikan, kita perlu mempertimbangkan kemampuan guru dan kualitas pengajarannya, rancangan pengajaran yang tepat,  lingkungan pendidikan, para guru yang tekun dan guru dipindahkan ke sekolah lain dalam kurun waktu tertentu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar